Pilih Wilayah
Pilih Jenis Pustaka
Pilih Tahun Publikasi
Pilih Subyek
Menampilkan 20 pustaka dari total 181.847 hasil pencarian
PROVINSI SULAWESI BARAT DALAM ANGKA 2005/2006
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
KECAMATAN CEMPA DALAM ANGKA 2005/2006
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
KABUPATEN KUTAI TIMUR DALAM ANGKA 2006
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) KOTA JAMBI 2005
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
KOTA TERNATE DALAM ANGKA 2005/2006
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
KABUPATEN ALOR DALAM ANGKA 2005
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
KABUPATEN PANDEGLANG DALAM ANGKA 2005
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
DIREKTORI INDUSTRI BESAR DAN SEDANG PROVINSI D.I YOGYAKARTA 2004
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
KECAMATAN METRO UTARA DALAM ANGKA 2004/2005
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) PROVINSI BANTEN 2005
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
PROVINSI SULAWESI UTARA DALAM ANGKA 2006
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi:
Pembangunan masyarakat Sumatera Utara sebagai bagian integraldari pembangunan nasional merupakan amanat Undang-Undang Dasar1945 yang harus dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan. Danamanat itu pulalah yang menjadi fondasi visidanmisi pemerintahProvinsi Sumatera Utara dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraanrakyat Sumatera Utara yang bertindak sebagai subjek dan objek daripembangunan itu sendiri.Untuk melihat, memantau, mengevaluasi, dan mengkajibagaimana kinerja pelaksanaan pembangunan di Sumatera Utara,diperlukan indikator-indikator kuantitatif yang terukur dan akuntabel, yangsecara khusus disajikan dalam bahan paparan ini. Indikator-indikatortersebut adalah indikator yang terkait dengan 6 (enam) agenda ekonomidan program prioritas pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) pascaperombakan ( reshuffle) kabinet terbatas yaitu (1) mempertahankan danmemperbaiki kondisi makro ekonomi menuju makro ekonomi yang sehat,(2) mengurangi kemiskinan dan melindungi kepada golongan ekonomilemah dari dampak inflasi, (3) meningkatkan koordinasi antara pembuatkebijakan moneter fiskal (pemerintah) dan pembuat kebijakan moneterketat, (4) penggunaan anggaran belanja untuk meningkatkan lapangankerja dan mengurangi kemiskinan, (5) reformasi dan tatanan di bidanganggaran, pajak termasuk sektor keuangan secara menyeluruh dan (6)good governance. |
KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA DALAM ANGKA 2006
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
KECAMATAN PAGERUYUNG DALAM ANGKA 2005
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
KABUPATEN BATANG HARI DALAM ANGKA 2005
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
INDEKS HARGA KONSUMEN 4 KOTA DI JAWA TIMUR 2005
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
KECAMATAN TONJONG DALAM ANGKA 2006
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
PROVINSI BANTEN DALAM ANGKA 2005
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
KECAMATAN SALEM DALAM ANGKA 2006
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) DAN INFLASI KOTA SERANG/CILEGON TAHUN 2005 (2002=100)
| Tahun Terbit 2006 |
| Softcopy |
| Abstraksi: - |
Pelayanan Statistik Terpadu BPS
Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakarta 10710 Indonesia
pst@bps.go.id
Pelayanan Statistik Terpadu
Badan Pusat Statistik
Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakarta 10710 Indonesia
pst@bps.go.id